# Sang Pencerah — A Highly Recommended Movie to See

Sang Pencerah.

Tidak hanya film tentang bagaimana sosok salah satu seorang pahlawan nasional Indonesia, lebih dalam maknanya adalah mengenai pembaharuan penerapan Islam dalam kehidupan sehari-hari pada tahun 1870an. Pendekatan ajakan penerapan Al Qur’an dan Hadits dengan cara yang arif, cerdas, mudah dipahami dan memberi kedamaian bagi umat saat ituyang digunakan KH Ahmad Dahlan terbukti efektif membawa pembaharuan besar terhadap tidak hanya kehidupan beragama, namun juga peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan sosial – ekonomi.

Melalui keteladanan, Islam tidak pernah mengajarkan berbuat semena-mena terhadap pihak lain, pemaksaan apalagi anarkis terhadap perbedaan pendapat. Sebaliknya Islam, sangat menghargai perbedaan pendapat, mempelajari dengan benar dan utuh sebelum menyampaikan suatu ‘ayat’ atau hadits. Islam, menjunjung tinggi kedamaian dan persatuan tidak hanya sesama umat, namun juga antar umat beragama.

Tanya seorang murid KH A Dahlan “..maaf ustad, kita sudah berkali-kali membaca surat al yatim dalam pengajian kita, apa sebaiknya kita sekarang mengaji surat lainnya ustad ? ” ya kira-kira seperti itu pointnya. Kemudian, KH A Dahlan tersenyum dan menjawab dengan pertanyaan: ” … ya benar sudah berkali-kali. Kalau begitu, sudah berapa banyak anak yatim (*atau pun fakir miskin) yang kamu santuni ? … ” . Sang murid pun terdiam.

Seringkali memang, disatu sisi kita seolah ingin ‘memperluas” pengetahuan (*dalam bidang apapun baik informal maupun formal), tanpa menyadari hakikat dari suatu ilmu / teori adalah bukan hanya berhenti kita hafal dan mengerti suatu konteks. Namun, tantangannya adalah bagaimana kita mampu MENGAMALKAN dalam kehidupan sehari-hari agar pengetahuan yang kita miliki, bermanfaat bagi kehidupan orang lain.

Agama itu apa ? Secara harfiah bahasa Yunani Agama = ‘Tidak kacau’. Ya, kurang lebih sama dengan ‘Peraturan’. KH A Dahlan menjawabnya dengan melantunkan permainan biolanya yang nyaman didengar, kemudian memberi kesempatan muridnya untuk merasakan, dan mendeskripsikan apa yang dirasanya.. Sang Pencerah menggambarkan secara sederhana dan sangat mudah diresapi ketika murid Dahlan menanyakan ‘ .. apa itu agama ..’. Agama itu penenang jiwa, penyejuk … ‘tombo hati’ .. saya sangat sepakat. ‘Agama’, bagi saya memang merupakan pilar utama dalam berjuang mengendalikan diri dan memerangi muslihat yang hampir setiap saat menggoda kita.

Namun, agama jika kita tidak mempelajarinya dengan benar, maka suara biola itu akan terdengar ‘aneh’, bahan tertawaan dan mengganggu ‘ketentraman’ bagi orang lain.

Hmmm, masih banyak lagi contoh konkret lain yang sangat bagus untuk mem’boosting’ semangat kita to become a good side person for society.

I would say “A Must See Movie” =)

Semoga, bermanfaat =)
– Semoga kita menjadi seseorang yang bermanfaat sangat baik bagi khalayak luas, termasuk bagi lingkungan.
– Semoga hasil karya yang ‘berkualitas bagus’, juga memiliki nilai komersil yang tinggi =), begitu juga sebaliknya.

One thought on “# Sang Pencerah — A Highly Recommended Movie to See

  1. irwin kendal

    Selamat jumpa, mbak Pauline. kita dalam perjalan “pencarian” masing2 person akan mengalami sesuatu sekenario film yang luar biasa, sebagai mana yang di alami oleh Sang Pencerah. Jika di “movie” kita hanya melihat…menonton. Tetapi sekenario kehidupan nyata kita masing2 sebagai pelaku dan dalam perjalanan film kehidupan, Sang Sutradara tidak memberikan peritah “cut” secara langsung kepada aktornya, mana kala si aktor salah menginterprestasikan naskah. Allah Maha Besar, ya Allah hambaMu memohon petunjukMu dalam memahami sekenario kehidupan, amin. Film yang saya rekomendasikan “Film Kehidupan Nyata”, catat tanggal mainnya Sang Pencerah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s